Tekan Angka Pengangguran, 50 Pemuda Asal Cilacap Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi

- 15 Oktober 2020, 15:37 WIB
Peserta Pelatihan dan Sertifikasi safetyman dari Pertamina /Pertamina MOR IV

PORTAL PURWOKERTO – Sebanyak 50 orang pemuda di Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah mendapatkan pelatihan dan sertifikasi profesi Safetyman dari Pertamina. Program pelatihan dan sertifikasi yang dinamakan Smart Safety Steps (S3) ini diberikan untuk menekan angka pengangguran bagi usia produktif.

Marthia Mulia Asri selaku Pejabat Sementara (Pjs) Unit Manager (UM) Communication, Relations, & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV, mengatakan jika pelatihan tersebut sebagai bentuk tanggungjawab sosial dan lingkungan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan untuk masyarakat di sekitar wilayah operasi Fuel Terminal Lomanis.

“Melalui program ini, diharapakan bisa menjadi bekal bagi masyarakat yang kami bina untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja Safetyman, khususnya bagi usia muda produktif di Cilacap, sehingga angka pengangguran dapat berkurang,” ungkap Marthia melalui rilis yang diterima PortalPurwokerto.com.

Dikatakan jika Safetyman merupakan profesi yang menjanjikan, terlebih di Cilacap yang merupakan salah satu wilayah dengan banyak perusahaan industri, dengan kawasan terbesar di Jawa Tengah.

Baca Juga: Hadirkan Kategori Baru, Pendaftaran AJP Diperpanjang Sampai 31 Oktober 2020

“Bagi perusahaan sektor industri, salah satu pilar utama yang dijalankan adalah aspek keselamatan kerja atau Health, Safety, Security, Environment (HSSE). Untuk itu kami berharap para peserta pelatihan bisa mengisi kebutuhan tenaga kerja sebagai Safetyman di perusahaan-perusahaan tersebut, termasuk di Pertamina baik di kilang pengolahan maupun di Fuel Terminal,” ujarnya.

Marthia menjelaskan sertifikasi yang diberikan merupakan sertifikat bertaraf nasional yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sehingga diharapkan, pemuda yang mengikuti pelatihan ini mampu bersaing dengan safetyman lainnya.

“Dengan modal sertifikat tersebut, kami berharap 50 pemuda ini peserta nantinya dapat bersaing dengan Safetyman dari daerah lainnya, tidak hanya terbatas untuk di Cilacap saja. Meski kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan industri masih terus berjalan, dan profesi Safetyman masih menjadi profesi yang dibutuhkan di dunia industri,” katanya.

Pelatihan dan sertifikasi ini juga digelar berbasis daring, atau secara virtual. Sebagai upaya pencegahan terhadap penularan Covid-19.

Halaman:

Editor: Yumi Karasuma


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X