Covid di Banyumas Mereda, Bupati Perlonggar Kerumunan, Begini Alasannya 

- 18 Oktober 2020, 18:33 WIB
SD N Panambangan Cilongok beberes sebelum pembelajaran tatap muka /dok Humas Pemkab Cilacap

PORTAL PURWOKERTO - Angka Covid 19 sudah menurun, Kabupaten Banyumas Jawa Tengah mulai Senin 19 Oktober 2020 mulai uji coba sekolah tatap muka,  izin hajatan hingga perlonggaran jam malam sudah mulai diberlakukan. Termasuk kemungkinan pembukaan hiburan malam.
  
Perlonggaran kegiatan masyarakat di tengah Pandemi menurut Bupati Banyumas Achmad Husein untuk memulihkan kondisi ekonomi yang terpuruk karena Covid 19.

"Uji coba sekolah tatap muka hingga izin untuk hajatan dengan protokol kesehatan ketat," kata Husein dalam video instagramnya @ir_achmadhusein.

 Baca Juga: 10 Pendemo di Semarang Positif Covid-19, Dinas Kesehatan : Buruh Lain Merasa, Sakit Segera Lapor

Uji coba kan digelar Senin, untuk sekolah tatap muka semantara hanya tiga sekolah. Tiga sekolah tersebut yakni yakni SMA Negeri 3 Purwokerto, SMP Negeri 6 Purwokerto dan SD Negeri Panambangan Cilongok.


Soal izin hajatan untuk tamu undangan harus mendapat izin dari Gugus Tugas Kabupaten dibawah 200 izin penyelenggaraan cukup dari Kecamatan dan Polsek setempat. Jam malam diperlonggar dari sebelumnya pukul 20.00 menjadi 22.00 WIB.
 
Husein menambahkan, salah satu pertimbangan sekolah ini mendapat ijin dan menjadi ujicoba, karena meski sekolah tersebut berada jauh dari kota, bahkan terletak di lereng Gunung Slamet warga sekolah dapat mewujudkan pola hidup bersih dan sehat dilingkungan sekolah. Ini terbukti mereka berhasil menyabet juara pertama dalam lomba sekolah sehat di tingkat Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2018.

Baca Juga: Klaster Pesantren Bertambah, 198 Ponpes di Banyumas PSBB

Kepala Sekolah SD Negeri Panambangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas Poppy Andhi Utami S.Pd menyatakan kesiapannya untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka. Dengan didukung oleh Pemerintah Desa, Korwil Cam, orang tua dan warga sekolah pihaknya melakukan persiapan PTM tersebut.

"Kami mendapat ijin kemarin, untuk bisa memulai pembelajaran tatap muka mulai besok Senin," katanya saat melakukan persiapan dan kerja bakti di sekolahnya Minggu

Poppy menambahkan diijinkannya SDN Panambangan untuk melakukan pembelajaran tatap muka karena pihaknya sudah mengajukan PTM kepada Bupati lewat Dinas Pendidikan serta sosialisasi kepada warga sekolah yaitu guru, karyawan, penjaga dan masyarakat khususnya wali murid.

Baca Juga: Anggota DPRD Cilacap Meninggal Akibat Positif Covid-19

"Meski siswa melakukan pembelajaran dari rumah kami sering melakukan rapat koordinasi dengan warga sekolah, pemerintah desa dan kecamatan, korwil serta dinas pendidikan untuk melakukan persiapan fisik sesuai protokol kesehatan," katanya.

Pihaknya pun sudah melakukan dan membuat simulasi dengan membuat video PTM yang dibantu oleh Dinas Kominfo.

"Persiapan akhir yaitu kerja bakti melibatkan pemerintah  desa dan masyarakat, khususnya perwakilan wali murid," tambahnya.

Baca Juga: Bukan Karena Klaster Pilkada, Ini yang Bikin Kebumen Zona Merah

Untuk mempermudah komunikasi dengan orang tua dan siswa dibuatkan informasi melalui media sosial WA Group.  Masing masing guru selalu memberi info maupun tugas ter update.

"Selaku Kepala Sekolah kami selalu koordinasi dengan korwil dan didukung oleh Kepala Dinas Pendidikan Ibu Irawati, SE kaitanya dengan uji coba PTM ini," katanya.***

Editor: Eviyanti

Sumber: Instagram @ir_achmadhusein, Humas Pemkab Banyumas


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X