Ngeri!! Petasan Seberat 5,5 Kg Meledak di Gandrungmangu, Dua Rumah Hancur

2 Mei 2021, 06:01 WIB

PORTAL PURWOKERTO - Aparat Kepolisian Resor Cilacap masih melakukan penyelidikan terkait dengan penyebab ledakan petasan di Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu Cilacap pada Jumat, 30 April 2021, pukul.15.30 WIB. Diduga ada sebanyak 5,5 kg bahan baku petasan yang meledak saat disimpan di sebuah rumah kosong. Besarnya ledakan petasan ini membuat dua rumah milik Bani Dohan (29) dan Tasimin (50) warga Dusun Gebangsari RT 5 RW 7 Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu hancur. Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi melalui Kasatreskrim AKP Rifeld Constatien Baba mengatakan jika sudah menerjunkan tim indetifikasi dan tim penyidik. "Polsek dan Polres bekerjasama dan saat ini sudah melakukan olah TKP (tempat kwjadian perkara). Kami juga sudah mengamankan beberapa barang bukti," ujar Kasat kepada wartawan, Sabtu, 1 Mei 2021. Untuk mengetahui kronologis kejadian, Polisi juga sudah meminta keterangan para saksi. "Ada 8 saksi yang sudah diperiksa, saat ini dugaan sementara obat petasan yang meledak di rumah kosong," katanya. Untuk korban jiwa, kata Kasat tidak ada korban, karena rumah tersebut merupakan rumah kosong dan tisak berpenghuni. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta. Karena rumah tersebut merupakan rumah baru. Ledakan petasan itu menyebabkan rumah berdinding bata berukuran 7x12 meter yang belum dipleater hancur. Atap rumah hanya menyisakan rangka, tembok juga beberapa diantaranya ambruk. Petugas juga masih mendalami bahan petasan yang disimpan tersebut akan didistribusikan atau seperti apa. Babinsa Koramil 10 Gandrungmangu, Sertu Indra Rismanta mengatakan jika kejadian tersebut terjadi sekitar 15.30 WIB. "Kami telah berkoordinasi dengan Perangkat desa setempat untuk segera membenahi puing-puing bangunan yang hancur akibat ledakan petasan yang terjadi pada Jumat sore," ujar Sertu Indra Rismanta. Pihaknya menghimbau kepada warga untuk tidak menyimpan atau membunyikan petasan, terutama dengan ukuran atau volume besar. Karena sangat berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.***

Video Lainnya

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X