Arti Malam Satu Suro Menurut Tradisi Masyarakat Jawa dan Segala Pantangannya

- 9 Agustus 2021, 21:38 WIB
Arti malam satu Suro menurut tradisi masyarakat Jawa dan segala pantangannya.
Arti malam satu Suro menurut tradisi masyarakat Jawa dan segala pantangannya. /Publiktanggamus.com/Pixabay/Bessi

PORTAL PURWOKERTO - Bagi masyarakat Jawa tahun baru Islam atau 1 Muharram yang juga disebut sebagai malam 1 Suro  merupakan tanggal yang penting.

Dalam ajaran Islam, tahun baru Hijriyah adalah untuk memperingati peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, malam 1 Suro dianggap sebagai malam yang sakral. Tahun ini, awal hari dalam tahun Hijriyah ini jatuh pada Selasa, 10 Agustus 2021 Masehi.

Baca Juga: 25 Link Twibbon Tahun Baru Islam 1443, 1 Muharram, Begini Cara Pasangnya, Gratis Lho!

Malam 1 Suro biasanya diperingati pada malam hari setelah terbenamnya matahari. Pandangan dalam masyarakat Jawa, hari ini dianggap kramat terlebih bila jatuh pada jumungah legi (jumat).

Bagi sebagian masyarakat pada malam 1 Suro dilarang untuk pergi ke mana-mana kecuali untuk berdoa ataupun melakukan ibadah lain.

Terdapat beberapa mitos yang konon menjadi pantangan untuk dilakukan bagi masyarakat Jawa pada saat malam 1 Suro.

Baca Juga: Link Download Alight Motion Pro Apk V390 No Watermark Gratis

Melansir dari berbagi sumber, malam 1 Suro diyakini sebagai malam yang sangat suci dan sakral yang berkaitan dengan hal-hal mistis dan penuh misteri.

Berikut ini adalah mitos-mitos yang berhasil dirangkum Portal Purwokerto dari berbagai sumber.

  1. Tak boleh mengadakan pesta perkawinan

Tradisi masyarakat Jawa sangat melarang bagi orang tua yang menikahkan anaknya pada malam pada bulan suro, terlebih malam 1 Suro.

Mereka percaya jika hal ini tetap dilakukan maka akan ditimpa kesialan bagi keluarga yang mengadakan hajat tersebut.

Namun beberapa masyarakat mengatakan bahwa hal ini hanyalah mitos belaka, mereka beralasan bahwa pesta malam 1 Suro akan membuat keratin menjadi sepi.

Baca Juga: Bukan 10 Agustus, Libur Tahun Baru Islam 2021 Diundur 11 Agustus 2021, Ini Alasannya

  1. Tidak boleh pindah rumah

Ada hari yang disebut hari baik dan ada pula hari buruk ajaran tradisi jawa serta menurut primbon orang Jawa.

Sebagian orang percaya untuk tidak melakukan pindahan rumah saat malam satu suro karena dianggap bukan hari baik.

Meskipun menurut ajaran agama Islam, semua hari adalah sama dan baik.

  1. Arwah leluhur kembali ke rumah

Sebagian masyarakat jawa pada masa lampau menanggapi datangnya pergantian tahun Hijriyah jauh lebih sakral lagi.

Banyak masyarakat Jawa yang meyakini saat malam 1 Suro, arwah leluhur yang telah meninggal dunia akan kembali dan mendatangi keluarganya di rumah.

Beberapa orang bahkan menambahkan bahwa pada malam 1 Suro arwah orang-orang yang menjadi tumbal pesugihan akan dilepaskan.

Mereka juga akan diberi kebebasan pada malam tersebut sebagai hadiah pengabdiannya selama setahun penuh.

Baca Juga: Download Twibbon Tahun Baru Islam 2021 1 Muharram 1443H, Ada 25 Bingkai Foto, Cocok untuk Ucapan di Medsos

  1. Tidak boleh keluar rumah

Masyarakat Jawa sangat percaya jika malam 1 Suro dilarang untuk bepergian atau keluar rumah demi menghindari marabahaya.

  1. Makhluk halus bergentayangan

Mitos yang paling menyeramkan adalah cerita banyaknya makhluk halus yang bergentayangan pada malam 1 Suro.

Hal ini berhubungan dengan kepercayaan masyarakat Jawa yang mempercayai bahwa malam 1 Suro adalah hari raya para makhluk gaib.

Mereka akan keluar pada malam yang sakral dan dikeramatkan itu ke dunia untuk mengganggu para manusia yang ditemuinya.***

Editor: Dedi Risky Rachma Wanto

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah