Polda Metro Jaya Panggil Anies Baswedan, Fadli Zon: Sungguh Tak Wajar

17 November 2020, 06:25 WIB
Fadli Zon saat silaturahmi ke kediaman Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis, 12 November 2020. /Twitter/@fadlizon

PORTAL PURWOKERTO - Buntut panjang acara yang diselenggarakan Habieb Rizieq Shihab pada Sabtu lalu menyeret nama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, setelah Kapolda Metro Jaya dicopot dari jabatannya.

Pada Senin malam, 16 November 2020, tersiar kabar bahwa Anies dipanggil pihak Polda Metro Jaya yang diduga berhubungan dengan penanganan protokol kesehatan (prokes) yang dilanggar Rizieq Shihab saat acara tersebut.

Baca Juga: Setelah Kapolda Metro Jaya Dicopot, Giliran Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan Diberhentikan?

Habib Rizieq Shihab menggelar acara pernikahan putrinya Sabtu lalu dengan mengundang ribuan tamu yang merupakan sebuah pelanggaran prokes Covid-19.

Kabar pemanggilan Gubernur DKI oleh Polda Metro Jaya mendapat kritikan dari politisi Partai Gerindra, Fadli zon.

Baca Juga: Tumbal Kerumunan Bakal Berlanjut? Usai Copot Dua Kapolda, Giliran Anies Dipanggil Polda Metro Jaya

Ia berpendapat bahwa yang dilakukan Polda Metro Jaya merupakan hal yang merusak demokrasi dan menabrak tatanan birokrasi sejak Anies merupakan Gubernur.

Ia juga berpendapat bahwa hal tersebut dapat mempermalukan Anies sebagai Gubernur.

Fadli zon menuliskan di laman Twitter-nya, @fadlizon, 

Baca Juga: Presiden Joko Widodo minta Mendagri Tito Tegur Kepala Daerah Yang Tidak Bisa Beri Contoh Baik

"Sungguh tak wajar dan menabrak tatanan. Menunjukkan memang Kita sudah semakin jauh dari demokrasi. Kalau maksudnya hendak 'mempermalukan' Gubernur@aniesbaswedan, belajarlah, bahwa sebaliknya langkah pemanggilan itu akan jadi iklan politik gratis primetime,"

Baca Juga: Menkopolhukam: Pemerintah Tidak Boleh Melakukan Pembiaran Aksi Pemaksaan Kehendak

Hal senada juga ditunjukkan oleh politisi Partai Demokrat, Andi Arief, pada laman Twitter, @AndiArief__.

Andi mengkritik tindakan yang dilakukan oleh pihak Polda Metro Jaya terkait pemanggilan Anies Baswedan.

Ia berpendapat bahwa yang berhak memanggil Anies Baswedan bukanlah Polda Metro Jaya melainkan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) karena jabatan politiknya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Presiden: Keselamatan Rakyat adalah Hukum Tertinggi, Tindak Tegas Pelanggar Prokes

"Pemanggilan @aniesbaswedan soal keramaian oleh polisi tidak wajar. Karena pertanggungjawaban Anies sebagai Gubernur itu pertanggungjawaban politik. Posisi Anies diatas Kepolisian wilayah. Karena jabatan politik. Harusnya Mendagri yang berhak memanggil Gubernur," tulisnya.

Gubernur DKI Jakarta direncakanan akan hadir di Polda Metro Jaya hari ini.***

Editor: Hening Prihatini

Sumber: Twitter Fadli Zon

Tags

Terkini

Terpopuler